March 25, 2009 at 3:04 pm
· Filed under AcakAdul Resonansi
beberapa hal yang aku lakukan ketika memulai bisnis atau mencoba mencari uang tambahan adalah sebagai berikut :
1. Menjadi agen penjual tupperware, iseng tapi kentungan lumayan, akhirnya keterusan selain itu saya juga mengoleksi beberapa barang tersebut
2. Mencoba menjual dagangan orang lain, berupa stik keju dan mendapat untung juga, coba-coba..lumayan juga hasilnya.
3. Menjualkan dagangan orang lain berupa krupuk 3D, hehehhe lumayan juga
4. Menjualkan kembali barang dagangan orang berupa, oriflame, baju, dll.
Ternyata aku baru menyadari bakatku sebagai penjual dan marketing yang handal, hanya saja tidak serius dan tidak fokus…sebenarnya dalam hati masih takut-takut untuk mencoba, tapi niat sudah ada, tinggal action aja berarti.
Tunggu episode berikunya deh, apakah aku sukses dengan dunia baruku nanti.
Permalink
March 19, 2009 at 2:34 pm
· Filed under AcakAdul Resonansi
Hampir seminggu ini, kami lagi melatih abhan tatur, meskipun awalnya karna kehabisan diapers, yah sekalian aja latihan tatur, mumpung masih usia dini. Ternyata semua hal yang ku baca dan kupraktekan ke abhan gak ada yang mempan, tetap saja abhan susah sekali memanage pipisnya sendiri. Setiap malam diusahakan mentatur abhan ke kamar mandi, sebagai contoh, bubundnya ikut kekamar mandi dan mencontohkan bagaimana pipis yang baik, seharusnya seh ini tugas sang ayah, tapi ayahnya abhan payah sekali dan gak sabaran.
Begitu masuk kamar mandi, yang terrjadi adalah, abhan lebih banyak main air daripada pipis, karna takut masuk angin maka segera saja dibawa keluar dan mengganti bajunya, dan apa yang terjadi, begitu bersiap tidur abhan malah ngompol…capeeek deh.
Setelah melewati malam panjang, bisa ditarik kesimpulan kalau abhan hanya pipis sekali, dan dia tidak terbangun sama sekali meskipun kami mengganti celananya. Sprei harus tiap hari ganti karna abhan gak mau pake celemek, apalagi musim yang mulai panas.
yah, ternyata susah juga, meskipun bayangan mentatur itu sangat susah apalagi jika dimalam hari, ternyata aku mampu melakukannya, sedikit terganggu seh tidur malamnya, tapi aku lega, minimal aku sudah bisa mengurangi dana anggaran pembelian diapers, dan mengurangi sampah yang dihasilkan..eh satu lagi meminimalkan dampak negatif yang diakibatkan pemakain diapers secara fisik pada anggota tubuh, see..tidak terlihat sekarang loh ibu-ibu…mungkin nanti klo anak kita sudah besar. Semoga kami sebagai orang-tua belum terlambat, amiennn.
Permalink