Semalam, aku makan di gulai tugu lagi, pulangnya melakukan ritual sbelum tidur…ditengah nikmatnya tidur, aku terjaga, kayaknya semenjak gempa aku sering banget bangun tengah malam, kalo semalam aku terjaga karna dengar suara hujan dan udara yang kian menusuk tulang…..uh dinginnya….apalagi pas paginya…..hihhhhhh….
pagi sekitar jam 9 an hujan turun lagi, nggak disangka aku dikunjungi temen dekatku waktu masih kost dan kuliah dulu, namanya Gita Tarialo, orang Pare-pare sulawesi….seneng banget..kami ngobrol dan cerita sambil bernostalgia masa jadul…..
Nggak lama dia pamitan, katanya nggak mau ngganggu aku yang lagi kerja..so..dia ngucapin selamat tinggal…”bye jangan lupa hubungi aku yah…carikan aku kerja” katanya….sambil cengengesan, aku cuma bisa jawab…”Seep deh”…
Sebelum dia agak jauh, aku sempet berteriak, “git kamu kok agak kurusan sih, padahal kamu dulu kan gemuk banget, diet yah?”…gita menatapku sesaat..kemudian tersenyum..”aku kena kanker…..”, aku menatap gita nggak percaya, tapi sebenarnya aku percaya karna gita nggak pernah bohong sekalipun, dia penganut katolik yang sangat taat, mempercayai bahwa segala sesuatunya indah pada waktunya, bahwa tuhan merencanakan hal yang besar untuknya….
Gita bercerita kalo nggak sengaja dia menemukan benjolan di kedua payudaranya, ketika diperiksakan, dokter memvonis kalo gita terkena kanker payudara, 2 disebelah kiri dan 1 di sebelah kanan…orangtuanya melarang untuk dioperasi, sebab ortunya tahu pasti kalo banyak pasien dengan penyakit seperti itu akan lebih parah setelah menjalani operasi….
“Kapanpun tuhan mau mengambilku, aku selalu siap, sebab aku yakin aku akan masuk surga, karna aku mempercayai almasih” gita berusaha tegar, tapi aku tahu suaranya bergetar…ingin sekali aku memeluknya, tapi aku rasa gita nggak butuh itu, dia bahkan sangat tegar…gita selalu seperti itu aktif dalam kegiatan sosial, baik hati dan selalu positif thinking…
Aku percaya gitaku bisa melewati semua itu, seperti aku bisa melewati kelemahan dan kekuranganku sebagai seorang wanita,..aku cuma bisa bilang “kalo kamu adalah contoh terbaik teman yang aku punya, mau mendengar, menasehati..kadang sok tua banget..tapi gita sangat dewasa…kelakuan dan fisiknya kayak anak kecil…hahhaaa gita…
Ingat nggak git waktu kamu sama ika ngefans habis sama asiten dosen kak dion…hehhee…ingat nggak kita menjelajah tiap sudut rumah makan mie ayam, nonton film dan drama mandarin, menangis ditengah adegan mengharukan….masak mie instan dan mencoba segala macam rasa mie di mirota kampus..hehee persedian di akhir bulan kalo kita kehabisan uang…belajar sistem operasi dan analisis data yang menjengkelkan..kamu selalu pandai dalam ilmu hitung….banyak hal yang kita lalui bersama…kamu juga selalu menjaga persahabatan dengan baik, makanya temennya banyak…sayang waktu tahun baru kamu nggak bisa ngumpul bareng kita-kita…love you git…tetap semangat yah….
Aku akan selalu ada buat kamu, seperti kamu selalu ada buat aku, sesibuk apapun selalu saja ada waktu buat teman-temanmu, jangan berputus asa, segalanya akan berjalan dengan baik…teruslah berusaha..we all love you forever……