Archive for June, 2008

Kekurangan dan Kelebihan

Kalau harus disuruh menuliskan 10 hal kekurangan orang yang kita sayangi (suami), apa aja yah….katanya ibu-ibu Mhs S3, respondent akan sangat cepat mengisinya, tapi kalau disuruh menuliskan 10 hal kelebihan dari pasangan kita, mereka akan mulai berfikir pada baris ke-4 dan seterusnya.

Jadi penasaran pengin ikut mengisi datanya, seperti ini jawabanku.
10 hal kekurangan dari pasanganKu yaitu:
1. Pelupa (terutama kunci motor dan kacamata)
2. Pelit (nggak pernah mau ngasih surprise saat aku ultah)
3. Cerewet (terutama dipagi hari)
4. Jorok ( saat kuku dan rambutnya panjang, nggak pernah mau dipotong, kecuali diancam)
5. Malas (kalau disuruh masukin baju kotor dibak cucian, jawabnya kan ada kamu…….weks)
6. Sembrono (kalau naik motor suka ngebut)
7. Kaya kebo (kalau udah tidur, nggak bisa diganggu dengan teriakan dan suara apapun, kecuali suara abhan)
8. Narsis
9. Suaranya jelek banget apalagi kalau nyanyi
10. Ngeyelan, dan tekoooooooooooooon terus…capek…dech

Berikut daftar 10 hal kelebihannya
1. Memberikan apapun yang aku minta
2. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
3. Pekerja keras dan tekun
4. Rajin beribadah apalagi kalau sedang menginginkan sesuatu
5. Apapun permasalahannya dia tahu jalan keluarnya
6. Nggak pernah ngrasani, makanya klo aku ngomongin orang suka dimarahin
7. Kalau suka bilang suka, kalau nggak suka juga bilang nggak suka
8. Sayang keluarga
9. Disiplin
10. Suka belajar dan nggak gaptek

Semoga setelah dia membaca postingan ini, dia nambah narsisnya, semoga…….

Comments

Udara Segar Setiap Hari

Setiap hari dikawasan rumahku selalu saja berudara segar, pepohonan yang rindang dan hijau, suara air sungai yang mengalir, burung berkicau dengan bebasnya. Bukankah deskripsi tersebut sudah sangat langka kita jumpai, yah meskipun beberapa bulan belakangan ini kawasan rumahku agak padat orang dikarenakan tanah-tanah kosong diperumahanku sudah laku dan mulai dibangun untuk siap huni.

Semakin banyak penduduk semakin baik, asal jangan berkurang suasana nyamannya saja, rata-rata pengunjung jatuh cinta dengan suasana alam sekitar, begitu alami dan sehat, apalagi jika setiap rumah ramah lingkungan, menanam pohon, bunga dan berperan serta dalam kearifan lokal.

Coba deh kalo setiap pagi sekitar jam setengah enam saja berjalan dilikngkungan rumah, kita masih bisa mnejumpai kepulan asap keluar dari mulut kita, berasa diluar negri deh, nggak percaya, coba saja. Tiap minggu ibu-ibu dikawasan perumahanku ada kegiatan senam outdoor, bayangin aja deh rasanya………

Mungkin jika kawasan perumahanku sudah selesai dan tertata, boleh juga kali yah, ikut-ikutan Car Free Day bagi orang luar..hehheehhee….kalo orang jakarta dan kota besar lainnya mo nikmatin udara segar saja syusyahnya minta ampyun, kami sekeluarga bebas menghirup udara segar tanpa polutan setiap hari..gratis lagi. nikmatnya….

Kok bisa seh punya tempat tinggal sebagus itu? ya..iyalah secara aku juga ngalami yang namanya jatuh cinta pada pandangan pertama, bahkan sebelum ketemu neh lokasi, aku udah ngebayangin dan mimpi-mimpi, Alhamdullilah berkat rahmat Allah semuanya menjadi kenyataan.

Ayo siapa yang mo liburan kerumahku…..???

Comments

Makan Bakso dan Kenangan Masa Lalu

Baru-baru ini aku dan suami lagi senang nyoba makan bakso di segala tempat, soalnya kalo aku sendiri masih penasaran dengan semua rasa bakso plus penyajiannya, padahal kalo difikir semua bakso kan rasanya sama, penyajian dan bahannya juga sama, bakso identik dengan bola-bola daging dan kuah.

Setiap makan bakso aku mencoba menyamakan rasa bakso yang aku makan dengan rasa bakso waktu aku kecil yang ada di kampung. Dulu waktu masih kecil ada penjual bakso yang biasa dipanggil man karim, penjual bakso keliling dengan cara dipanggul, daging bakso menggunakan ayam yang disuir..suir, aku biasa membeli dengan harga Rp.75 perak. rasanya enaaaaaaaaaaaaakkkk banget menurutku seh. Kemudian man karim pensiun katanya seh meninggal, kemudian ganti berlanggan dengan pak jangkung karna yang jual bakso orangnya jangkung banget. Ditempat pak jangkung inilah aku jatuh cinta dengan baksonya, aku biasa membeli dengan harga Rp. 400 - 600 + urat sapi yang alot dan kenyal (waktu itu masih smp). Wah aku benar-benar jatuh cinta sebab aku rela berpuasa dan tidak njajan disekolah demi beli baksonya pak jangkung, pak jangkung sampai hafal banget sama aku, apalagi aku sangat doyan pedas waktu itu, bakso yang aku makan selalu nggak kelihatan bakso dan kuahnya, lebih dominan sambal dan saos. Kalo pak jangkung yang melayani seh enak ngambil saos dan sambel seenaknya, giliran istrinya…cerewet dan pelit banget jadi terpaksa kalo beli bakso bawa cabe sendiri. Suatu hari aku dan sepupuku nyoba beli bakso ditempat lain, karna bukan pak jangkung yang melayani melainkan istrinya, kami nyoba makan bakso ditempatnya pak kurdi, gerobaknya biasa nangkring di dekat jembatan, baksonya agak berbeda sebab pake tauge dan sawi, tadinya agak aneh tapi setelah mencoba + sambel yang buanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak banget, ternyata juga enak gila, taugenya masih mentah, apalagi pak kurdi ngasih saran kalo nggak usah pake saos, maka akupun pindah kelain hati, eh kecuali ditempat pak jangkung bukan istrinya yang melayani.

Ketika SMA aku mengenal tukang bakso yang lain namanya pak jawid dan satu lagi lupa namanya, ditempat pak jawid aku makan bakso karna tempatnya terkenal dan rame, tempat anak muda berkumpul, kalo aku bilang lumayan rasa baksonya. Ditempat yang aku lupa namanya ini aku jatuh cinta lagi dengan rasa bakso dan aneka campurannya (tauge+babad+bakso) rasanya yummmi banget, apalagi kemudian aku nyoba makan soto bakso rasanya ruar biasaaaaaaaaa, tapi suamiku nggak suka rasa soto ditempatku, katanya rasa aneh mungkin karna ada tauconya yah????

Kini setelah lama melanglang buana di negri orang, rasanya ingin mengulang rasa bakso yang pernah aku makan waktu masih kecil. Sampai kemanapun aku dan suami pergi selalu nyoba makan bakso. Sekarang mo nyoba makan bakso rusuk, bulan kemarin nyoba makan bakso ikan kakap rasanya lumayan enak dan pengin nyoba lagi.

Tetap sehat tetap semangat biar bisa mencoba makan bakso dan makanan lain. Mungkin ada yang mo ngasih saran dimana bisa makan bakso yang pernah aku makan waktu masih kecil? Pulang aja kali yah..tapi sepertinya rasa bakso itu sudah berubah…jadi kenangan rasa bakso atau kenangan masa kecil sbenarnya seh?

Berikut Daftar Bakso yang Sudah pernah di coba
1. Bakso Seafood ( Bakso ikan, udang, cumi)
2. Bakso Ikan Kakap ( Bakso Ikan Kakap)
3. Bakso Gemes ( Ketupat, Sayuran dan Bakso)
4. Bakso Pak Narto
5. Bakso lamongan dekat kantor
6. Bakso Bawor
7. Bakso Malang (pikniknya PPTIK)
8. Bakso Kediri ( Dibeliin adik ipar)
9. Bakso Bandung ( Pikniknya Kantor)
10. Bakso Klaten ( Tempatnya BF Sumiyatun)
11. Bakso Trenggalek (Bulik Ur)
12 Bakso Jombang ( Tempatnya Saudaranya Suami)
13. Bakso Bakar (Masih pacaran dengan suami)
14. Bakso-bakso lain yang ada di sekitar yogya.

NB: Mie Ayam boleh juga kok

Comments