Archive for November, 2008

Selamat Ulang Tahun

Genap satu tahun usia abhan sekarang, seneng bange rasanya, alhamdullilah, puji syukur kehadirat Allah, masih memberi kebahagiaan ditengah keluarga kami, meskipun semalam suhu badannya abhan agak tinggi, tapi abhan masih lincah dan banyak makan. Sedih juga dihari ultahnya kami meninggalkan abhan dirumah untuk kerja, saat ditinggal abhan lagi tidur, mungkin karna badannya nggak enak.

Maaf yah nak…..cepet sembuh dan met ultah, semoga Allah senantiasa menjagamu, panjang umur, sehat selalu jadi anak sholeh, baik dan bermanfaat untuk semuanya.

Rasa lelah yang bubund rasakan, kayanya hilang dengan abhan tertawa riang. Lelah karna merasa cemas, hilang dengan kamu berteriak nyaring ketika kami pulang.

Lelah karna terus merasa bersalah, meninggalkanmu sendiri dengan orang asing, hilang dengan pelukanmu nak abhan.

Lelah berfikir dan memikirkanmu, apakah kamu baik-baik saja? sehat? sedang apa? haus? laper? ngantuk?…hilang dengan kamu nenen…mi tutuna ibund….

We Love You Ban…..abhan….gendolo…gendolo….

Comments

Abhan Belajar Jalan

Hampir satu tahun kini usia abhan, kepandainnya sudah mulai kelihatan, tambah lucu dan menggemaskan, dan yang paling penting ngangenin orangtuanya. Sekarang abhan sedang belajar berjalan, dengan jarak dekat mulai berani melangkah tanpa bantuan, merambat dari kamar tidur ke ruang tamu. Pintu depan rumah harus selalu ditutup, kalau kebuka atau nggak ke kunci, sudah ngeloyor keluar rumah.

Kemarin baru dibelikan sepeda kodok, kalau ditekan tombolnya akan keluar bunyi kodok, tapi sepertinya abhan tidak suka naik sepeda, dia lebih senang mendorong, biasanya anak tetangga sebelah yang malah naik, terus abhan mendorong dari belakang sambil belajar jalan. Tapi kadang dorongannya terlalu kuat hampir setengah berlari, dan sepeda akan ditabrakan dengan apa saja yang ada didepannya hehhee…he…..lucu banget ekspresi sipenumpang sepeda…hehhee..hampir mo nangis.

Hobi abhan yang lain ada dengan bergulingan dan berjumpalitan di kasur, terutama dengan landasan kepala ibunya, dan berpegangan rambut ibunya, jadi kebayangkan sakitnya, setelah puas abhan akan memperhatikan tangannya sendiri, ternyata dia takjub melihat genggaman tangannya yang penuh dengan helai rambut ibunya…yah….botak deh…….ban…abhan…

Kadang-kadang abhan suka lupa kalau itu bukan kasur jadi waton ngguling, selanjutnya duk…nangis…kepalanya kebentur-bentur, tapi tangisan abhan nggak pernah lama, sebentar kok dengan digendong atau diajak main lagi udah lupa klo kepalanya benjut akibat jatuh, bahkan menurutku abhan jarang sekali nangis, pun ketika sakit panas, abhan jarang nangis paling cuma ngalem, maunya mimi susu (nenen) atau gendongan. Seperti sekarang abhan lagi batuk dan pilek, tapi selalu ceria, nggak ada yang nyangka klo lagi sakit.

Hobi selanjutnya naik ke rak pakaian, dengan jinjitaan atau memakai tumpukan pakaian yang belum dimasukin lemari, ekstrimnya lagi, tumpukan baju tersebut diacak-acak, persis kaya kapal pecah, eh..sunami lokal. Kotak make-up ibunya juga diacak-acak, klo ketahuan, dan ibunya udah berteriak..abhaaaaaaaaaaaaaaan, bukannya berhenti malah tambah parah ngrusaknya, seakan-akan bilang gini “cepet sebelum bubund datang….”kekekkekkekekkkkke. Klo harus ditulis kelucuan abhan kaya’nya nggak cukup untuk menuliskannya deh, biar saja tersimpan dimemoriku, wah kayaknya waktu cepat sekali berlalu, klo lagi tidur anteng banget, kaya semalam lagi tidur tak gendong terus, rasanya takut abhan cepat besar terus nggak kuat nggendong lagi, jadi kangen…hiks……..abahnku…..we love you nak.

Comments